Sabtu, 09 Maret 2013

Combo Box dan Option Button – Delphi 7

Salam Luar Biasa nich Untuk Hari ini. *hehehehehe Asik Asik Asik Hari Sabtu Waktunya Liburan nich dari Rutinitas Kantoran *hihihihi jadi bisa nyempetin buat bikin Materi Blog ini. Siapa tau bisa berguna buat temen temen yang memang sedang / baru Belajar Delphi 7 Sama Seperti Saya b(^o^)d. Untuk Materi Kali ini Seperti Judul Diatas Kita bakal mengenal Component Tab Standart Delphi Yang biasa kita temui di Kebanyakan Software Software Programing. Apa itu, Yupssss Combo Box dan Radio Button. Component ini biasanya sering kita pakai dalam pembuatan aplikasi atau program ya karena fungsinya memang sangat dipakai.
Apa Sich Combo Box, Component Combo Box Pada Delphi 7 adalah semacam List Edit Box dimana kita tidak perlu menuliskan teks disana karena dia sudah menyiapkan teks yang akan ia tampilkan sesuai string / kata yang kita setting di sana. Jadi Semacam Pilihan Jawaban yang tinggal kita pilih dengan format List Down. Untuk Component ada di tab Standart dengan Icon Seperti Berikut ini :
 Kalo Radio Button Apaan Sih itu ???, *hmmmmm kalau radio button ialah component dimana kita bisa memberikan pilihan hanya dengan mengklik salah satu dari opsi radio button yang ada. Penyelasan mudahnya ya suatu component pemilihan yang formatnya berbeda dengan combo box yang menggunakan drop down kalau radio button berupa pilihan Option Radio atau titik hitam di tengah lingkaran ^.^’. Untuk Component Radio Button terdapat pula di tab standart dengan Icon Sebagai Berikut :
Teorinya Udah Sekarang langsung Aja Praktek penggunaannya Ya, Pertama Tama Buat tampilan Form Sebagai Berikut :

Ubah Properties Tiap Object Sebagai Berikut :

Nah Berikut Alur dari Program nya, Saat Program Dijalankan Maka Combo Box akan terisi 2 Pilihan Item Yakni :
1. Sistem Informasi.
2. Technik Komputer.
Saat Radio Button dipilih Pagi / Siang maka edit box akan memunculkan teks ‘ Waktu Kuliah Anda Pagi / Siang’.
Saat Radio Button dipilih Sore / Malam maka edit box akan memunculkan teks ‘Waktu Kuliah Anda Sore / Malam’.
Dan Saat Button Keluar Di Klik Maka akan keluar dari program,
Berikut List Code Programnya : Untuk Mengisi Combo Box kita bisa menggunakan 2 cara, yakni mengisi langsung pada saat design form dengan mengisinya pada properties name Items Combo Box seperti Gambar berikut ini :
Klik Kota Kecil pada Properties Name combo_jurusan, maka akan muncul dialog Box sebagai berikut :
Kita Tinggal Menuliskan Items / isi list yang ingin ditampilkan setiap baris kata kita tinggal enter. jika semua sudah tinggal klik Ok Saja. maka pada saat program dijalankan maka combo_jurusan akan menampilkan teks yang sudah kita setting tadi.
Namun ada satu cara lagi Mengisi items list pada combo box Delphi 7,  yakni dengan menggunakan coding dimana kita mengatur list yang dimunculkan pada saat form dijalankan dengan menggnakan code program delphi 7, berikut Code Programnya :
1procedure Tfrm_materi4.FormCreate(Sender: TObject);
2begin
3 
4  combo_jurusan.Items.Add('Sistem Informasi');
5  combo_jurusan.Items.Add('Technik Komputer');
6 
7end;
code tersebut kita bisa terjemahkan sebagai berikut : event formcreate berati code dijalankan pada saat program dijalankan, pada combo_jurusan.items beratir pada properties items add berarti ktia menambahkan (‘Sistem Informasi’) kenapa diberikan kutip karena yang akan kita masukkan berupa teks.
Berikut Code Radio Button nya :
1procedure Tfrm_materi4.radio_pagiClick(Sender: TObject);
2begin
3 
4  edit_waktu.Text:='Waktu Kuliah Anda Pagi / Siang Hari';
5 
6end;
Kalau Radio Button Pagi / Siang di Klik atau dipilih maka edit_waktu akan mengmpilkan teks := ‘Waktu Kuliah Anda Pagi / Siang hari’
1procedure Tfrm_materi4.radio_malamClick(Sender: TObject);
2begin
3 
4    edit_waktu.Text:='Waktu Kuliah Anda Sore / Malam Hari';
5 
6end;
Sama halnya dengan Radio Button Malam, Berikut Code Untuk Button Keluar :
1procedure Tfrm_materi4.button_keluarClick(Sender: TObject);
2begin
3 
4  close;
5 
6end;
Berikut Untuk tampilan Program Saat Sudah Dijalankan :
Combo Jurusan bisa di drop down dengan pilihan Items Sistem Informasi Masi Dan Technik Komputer.
Pada Saat Radio Button Sore / Malam Dipilih Maka Muncul Teks Pada Edit Box Waktu dengan Teks Yang Sudah Ditentukan ‘Waktu Kuliah Anda Sore / Malam Hari’.
Nah Mudah kan, Sekarang kita sudah mengenal 2 componen Combo Box dan Radio Button Kalau ada keinginan belajar itu tidak sulik kok. Nah Untuk Memperlancar penggunaan Combo Box dan radio button. Mengisi List Items Combo Box dengan coding, temen temen bisa download latihan untuk materi kita kali ini dan dipraktekkan langsung. Ikuti Saja Soalnya kemudian jika ada kesulitan bisa di lihat list Coding Jawabannya yang juga sudah disiapkan.

Membuat Pemutar Musik MP3 dengan Delphi


Tutorial ini menggunakan Delphi XE, dan penggunaan di Delphi 7 atau versi lainnya seharusnya tidak ada masalah, karena tidak ada menggunakan komponen diluar bawaaan delphi.
Buat design aplikasi pemutar musik seperti gambar dibawah ini
design pemutar musik delphi
Komponen yang digunakan
1 Mediaplayer
1 Tedit
1 Progressbar
1 timer
1 timage
1 timer
1 listbox
1 Opendialog
1 TLabel
setelah selesai mendesign, sekarang waktunya untuk menulis script agar aplikasi pemutar lagu tersebut dapat berjalan.
Klik dua kali pada tombol pilih mp3 dan ketik script dibawah ini
if OpenDialog1.Execute then
begin
edit1.Text:=opendialog1.FileName;
ListBox1.Items:=OpenDialog1.Files;
ProgressBar1.Max:=0;
MediaPlayer1.Close;
MediaPlayer1.FileName:=edit1.Text;
MediaPlayer1.Open;
ProgressBar1.Max:=MediaPlayer1.Length;
end;
Listbox berada di bawah tulisan Klik untuk memutar lagu : klik dua kali pada listbox dan tambahkan script
MediaPlayer1.Play;
lanjutkan dengan mengklik pada timer, tambahkan script dibawah ini
if ProgressBar1.Max<>0 then
ProgressBar1.Position:=MediaPlayer1.Position;
end;
untuk menyembunyikan Mediaplayer, klik dua kali pada form lalu tambahkan script
MediaPlayer1.Enabled:=False;
Jalankan program dengan menekan tombol F9 di keyboard. Tampilannya seperti gambar dibawah ini
tampilan pemutar lagu mp3
Contoh tampilan aplikasi sewaktu memutar MP3
tampilan pemutar lagu mp3
Download source code :http://www.mediafire.com/download.php?i4p317u5v7d67jh

Kamis, 07 Maret 2013

aplikasi rental persewaan kaset fim rental



Berkembangnya teknologi komputer saat ini, menuntut semua pihak baik instansi, perusahan, serta usaha-usaha kecil untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Salah satunya adalah Original Galery Movie yaitu usaha-usaha menegah yang bergerak dalam bidang menyediakan jasa peminjaman VCD yang berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan yang ingin melakukan peminjaman VCD Film.
Original Galery Movie adalah salah satu kegiatan usaha menengah yang bergerak dalam bidang menyediakan jasa peminjaman VCD, sehingga dalam pelayanannya agar efektif dan efisien maka dibutuhkan sebuah software aplikasi. Dalam proses pelayanan transaksi original gallery movie sebelumnya masih menggunakan cara manual, sehingga sering terjadi kehilangan data lama, seperti bukti peminjaman VCD yang menjadi pegangan kasir dan susahnya menghitung laporan pendapatan bulan karena kurang lengkapnya data yang dimilki. Mengingat computer mempunyai peran yang sangat besar bagi sebuah instansi, perusahan dan kegiatan usaha lainnya maka dari itu perlu dibuatkan sebuah sistem pelayanan transaksi peminjaman film yang berguna membantu dalam mempercepat proses pelayanan transaksi. Aplikasi ini membahas sistem pelayanan transaksi peminjaman dan pengembalian film pada Original Galery Movie yang beralamat  .
http://www.mediafire.com/download.php?8qp75dfkxkaceek
mau liat contok programnya...klik saja link td..
Ingat commentnya ya gan....
o..ia passwordnya 007007
contoh print screen programnya menggunakan Borlang 7

video sumba

 
video sumba...silakan nonton ja sob....
ingat komentarnya ya... 



ftp://u340481139@yoksinchawatoe.pusku.com/public_html/IDM%206.07%20Final%20Build%2014.rar

Tujuh Wisata Alam yang eksotik di Sumba Barat Daya, NTT


Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur memiliki tempat-tempat yang sangat indah dan dapat dijadikan sebagai tempat menenangkan diri bagi siapa saja yang merasakan stres akibat aktivitas yang sangat berat atau untuk menghilangkan rasa kelelahan dalam tubuh kita.
Berikut ini wisata alam di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur yang sangat eksotik namun jarang dikunjungi .

Senin, 04 Maret 2013

Contoh Proposal Skripsi


PERANCANGAN APLIKASI SISTEM PAKAR DENGAN METODE BACKWARD CHAINING UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT TANAMAN KOPI DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA PADA KELOMPOK USAHA TANI”RAKYAT SEJAHTERAH”

TUGAS AKHIR

Disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan
Kelulusan program studi sistem informasi


Oleh :
Yoksin Yonathan F           080403020135

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG
2012
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
Kopi merupakan salah satu komoditas yang sangat penting, tidak saja sebagai sumber mata pencaharian tapi juga menduduki tatanan perekonomian nasional, usaha tani kopi memberikan sumbangan cukup besar sebagai sumber devisa dalam menopang pembangunan nasional yang tinggi, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan petani. Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar di dunia setelah Brazil dan Columbia. Sebagai komoditas yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, sudah selayaknya pengembangan usaha tani kopi ini mendapat perhatian yang besar, mengingat kontribusinya yang besar pada perekonomian nasional. Permintaan pasar dalam negeri terhadap kopi dari tahun ke tahun makin meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk. Oleh sebab itu peluang untuk pemsaran kopi masih terbuka.
Rendahnya produktivitas kopi antara lain disebabkan oleh teknik budidaya tanaman yang kurang memadai, sehingga mendorong timbulnya berbagai gangguan pertumbuhan tanaman. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas kopi harus diperhatikan. Salah satu faktor yang dapat mengurangi pertumbuhan dan produktivitas kopi adalah adanya penyakit tanaman.
Secara umum, sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar. Dengan sistem pakar ini, orang awam pun dapat menyelesaikan masalahnya atau hanya sekedar mencari suatu informasi berkualitas yang sebenarnya hanya dapat diperoleh dengan bantuan para ahli di bidangnya. Sistem pakar ini juga akan dapat membantu aktivitas para pakar sebagai asisten yang berpengalaman dan mempunyai pengetahuan yang dibutuhkan. Dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan (inference rules) dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu. Kombinasi dari kedua hal tersebut disimpan dalam komputer, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk penyelesaian masalah tertentu.
Sudah banyak sistem pakar yang dikembangkan di berbagai bidang yakni bidang kedokteran, ekonomi, elektronika, komputer, pertanian dan bidang lainnya. Salah satu sistem pakar yang digunakan pada bidang pertanian adalah “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Padi Berbasis Web dengan Metode Forward Chaining dan Backward Chaining (Anton Setiawan Honggowibowo, 2009)”. Sistem pakar ini dirancang dengan menggunakan metode runut maju (Forward Chaining) dan metode runut balik (Backward Chaining). Dimana runut tersebut dimotori oleh data masukan gejala-gejala penyakit tanaman padi dan selanjutkan mencoba menggambarkan kesimpulannya berupa nama penyakit tanaman padi yang terjangkit beserta pengendaliannya. Sistem pakar yang juga dikembangkan di bidang pertanian adalah ”Perancangan Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Utama Tanaman Kelapa Sawit (Dewi Yanti, 2008)”. Sistem pakar ini menggunakan metode inferensi Forward Chaining yaitu proses inferensi yang memulai pencarian dari premis atau data menuju konklusi.. Program ini cukup bermanfaat dalam memberikan informasi, sehingga membantu pengguna dalam menangani penyakit tanaman kelapa sawit pada tahap pembibitan dan tanaman di lapangan.
Mencermati hal-hal di atas maka penulis mendapatkan ide untuk memanfaatkan teknologi komputer yaitu merancang aplikasi sistem pakar yang digunakan untuk membantu dalam mendiagnosis penyakit yang menyerang tanaman kopi. Perancangan suatu program aplikasi sistem pakar gunanya untuk melakukan diagnosa mengenai penyakit pada tanaman kopi. Program aplikasi sistem pakar ini mendapat masukan/informasi dari para petani tanaman kopi dan beberapa sumber lain seperti buku, majalah untuk dijadikan landasan bagi seorang pakar melakukan diagnosa terhadap penyakit tanaman kopi dan hasil diagnosa yang diberikan oleh
program aplikasi sistem pakar ini diharapkan dapat membantu tidak hanya petani kopi, tetapi juga kalangan umum yang memerlukan informasi ini.
1.2       Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalahnya adalah bagaimana merancang suatu sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit tanaman beserta saran pengendaliannya pada tanaman kopi.
1.3       Batasan Masalah
Penulis membuat batasan masalah yang akan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan skripsi, yaitu:
1. Sistem tidak menentukan hama dari tanaman kopi.
2. Sistem pakar ini hanya akan mendiagnosis gejala-gejala fisik yang muncul pada tanaman kopi
3. Input berupa gejala-gejala penyakit tanaman kopi
4. Output yang dihasilkan adalah penyakit tanaman beserta pengendaliannya.
5. Sistem ini hanya mendiagnosis penyakit tanaman kopi jenis arabika.
6. Perancangan program aplikasi sistem pakar ini menggunakan Borland Delphi 7 dan Database Management System Microsoft Office Access.
1.4       Tujuan Penelitian
Tujuan dari skripsi ini adalah untuk merancang suatu sistem pakar yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memberikan informasi mengenai penyakit tanaman kopi beserta pengendaliannya yang nantinya dapat digunakan untuk mengurangi resiko berproduksi suatu tanaman.


1.5       Manfaat Penelitian
Manfaat dari sistem pakar ini adalah memberikan kemudahan bagi user untuk mendiagnosis penyakit tanaman kopi berdasarkan gejala yang tampak dan sistem akan memberikan cara pengendalian penyakit, khususnya bagi petani perkebunan dan tidak menutup kemungkinan sistem pakar ini digunakan oleh penyuluh pertanian yang bukan dibidang penyakit tanaman sehingga dapat menggantikan peran dari seorang pakar penyakit tanaman khususnya penyakit tanaman kopi.
1.6       Metode Penelitian
Langkah-langkah yang ditempuh dalam menyelesaikan penelitian sebagai berikut:
1.         Studi literatur
Pada tahap ini penulis mengumpulkan infomasi dan mempelajari materi serta sumber-sumber data yang berhubungan dengan sistem pakar, metode backward chaining, jenis penyakit tanaman kopi, gejala-gejala penyakit tanaman kopi beserta pengendaliannya maupun materi lain yang terkait dengan penelitian ini.
2.         Analisis data
Pada tahap ini dilakukan pengumpulan fakta-fakta yang mendukung perancangan sistem dengan mengadakan konsultasi dengan seorang pakar dan membandingkan hasil penelitian dengan yang ada pada buku penuntun dan dilakukan perancangan Konteks Diagram, Data Flow Diagram, dan Entity Relationship Diagram
3.         Implementasi sistem
Pada tahap ini sistem yang dirancang di implementasikan ke dalam bentuk kode program Borland Delphi 7
4.         Pengujian
Pada tahap ini dilakukan pengujian sistem apakah berjalan dengan benar dan sesuai dengan perancangan.
5. Penyusunan laporan
Pada tahap ini dilakukan penulisan dokumentasi hasil analisis dari aplikasi sistem pakar dengan metode backward chaining untuk mendiagnosis penyakit tanaman kopi.
1.7       Sistematika Penulisan
BAB 1 : PENDAHULUAN
Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan.
BAB 2 : LANDASAN TEORI
Pada bab ini dibahas dasar teori-teori kecerdasan buatan dan sistem pakar untuk mendukung pembahasan bab selanjutnya.
BAB 3 : ANALISIS DAN PERANCANGAN
Pada bab ini membahas tentang analisis dan perancangan sistem yang berisi tentang analisis permasalahan, analisis komponen sistem pakar, rancangan basis data, entity relationship diagram, data flow diagram dan perancangan antarmuka.
BAB 4 : IMPLEMENTASI SISTEM DAN UJI COBA PROGRAM
Pada bab ini membahas implementasi antarmuka dari perancangan sistem yang telah dirancang pada bab sebelumnya.
BAB 5 : KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi tentang kesimpulan penulis dari penelitian yang dilakukan serta saran-saran untuk pengembangan aplikasi lebih lanjut.





Cara membuat form login dengan Delphi 7.

Buat teman-teman yang lagi asiiik membuat program khususnya yang berhubungan dengan Sistem Informasi Administrasi untuk sebuah instansi atau perusahaan dengan menggunakan soft Delphi 7 rasanya  kurang  lengkap kalau tidak ada halaman login. (itu menurutku siii).
Untuk keamanan data yang kita miliki dalam sistem, halaman login ini sangat penting untuk sebuah sistem Administrasi yang  kita buat, karena SI sifatnya sangat rahasia. Halaman login yang aku buat ini berisi Nama Pemakai  dan Password.
Buat teman-teman yang lagi belajar atau lagi nyari – nyari tutorial tentang pemrograman Delphi, mungkin postingan ini bisa bermanfaat buat kalian, ya meskipun hanya program sederhana.
Terlebih dahulu kita buka program yang sudah kita buat sebelumnya. Kalau mau buat baru juga boleh.
Sebagai contoh punyaku adalah SI LKP PIKOM. . .





untuk teman-teman yang mau buat baru dari awal juga boleh, silahkan telusuri langkah-langkahnya. . . :)
1. Buka aplikasi Delphi yang kamu  gunakan yaitu delphi 7 dan buat lembar kerja baru dengan mengklik pada menu File | New |Form







2. Setelah muncul lembar kerja baru, pada formulir baru tersebut lakukan perubahan terhadap dua buah properties yang ada pada objek inspector berikut:
Properties Caption diisi dengan Login Admin
Properties Name diisi dengan FormAwal (tanpa spasi)










Lalu simpanlah dengan memilih File|Save dan berikan nama FAwal.
3. Setelah FAwal disimpan, selanjutnya kita menambahkan komponen. Kita perlu menambahkan lima buah komponen pada Form yaitu:
Dua buah komponen Label yang simbolnya  pada tab standard ke dalam form baru kamu. Dan kemudian ubah nama label tersebut sesuai dengan keinginan kamu.
Untuk mengubah nama label tersebut, kita ubah pada  properties caption kemudian ubah nama label tersebut. Contoh punyaku adalah Nama Pemakai  dan Password.
4. Setelah label jadi  letakkan dua buah komponen Edit  yang simbolnya  terletak pada tab yang sama dimana kamu mengambil label tadi, kemudian yang perlu kita atur pada properties yaitu properties name,text dan Password Char.
Punyaku  untuk
Edit1
Name diganti dengan EdNama
Text dikosongkan
PasswordChar tetap dengan #0
Edit2
Name diganti dengan EdPass
Text dikosongkan
PasswordChar dirubah dengan *
5. Kemudian masih pada tab yang sama, yaitu pada tab standard tadi, letakkan 1 buah Button yang simbolnya  di bawah Form Edit tadi dengan merubah properties name dan captionnya.
Punyaku  dirubah dengan
Button1
Name dirubah BtnLogin
Caption dirubah &Login
Berikut contoh peletakan pada form Login :

6. Setelah form jadi, untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap password, kamu perlu menambahkan kode pada kejadian OnClick milik tombol Login. Klik ganda pada tombol Login dan tambahkan kode seperti dibawah ini:
procedure TFormAwal.Button1Click(Sender: TObject);

begin

if(EdNama.Text = 'idahceris') and

(EdPass.Text = 'senyum') then

FormMenu.ShowModal

Application.MessageBox('Maaf anda tidak bisa Login. . .!!','Warning’,0);

exit;

end;
end.
Kode diatas mengasumsikan bahwa nama pemakai adalah idahceris dan password-nya adalah senyum. Jika tidak terjadi kecocokan, kotak dialog yang berisi pesan “Maaf anda tidak bisa login” akan tampil.
7. sekarang coba kamu jalankan form yang sudah kamu  buat tadi. . .good luck yah?
note :
FormMenu.Show Modal berfungsi jika password dan nama pemakai  yang kamu  inputkan benar,maka tampil Form selanjutnya yang menjadi form tujuan yaitu FormMenu. Silahkan anda rubah sesuai dengan nama form yang kamu buat.

 
Design by http://eksperimen007.blogspot.com/ | Bloggerized by Yoksin Yonathan